Angkatan 26

PMR Wira Adhi Bhakti periode 2009/2010

Angkatan 27

PMR Wira Adhi Bhakti periode 2010/2011

Angkatan 28

PMR Wira Adhi Bhakti periode 2011/2012

Angkatan 29

PMR Wira Adhi Bhakti periode 2012/2013

Jumbara IX 2009

Dilaksanakan di Lapangan Bantrung Batealit

Jumbara X 2011

Dilaksanakan di Desa Ngeling, Kecamatan Pecangaan

Jumbara XI 2013

Dilaksanakan di Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo

YRCC 2009

YRCC tingkat Jateng Dilaksanakan di UNNES Semarang

February 21, 2017

PMI-FirstAid, Aplikasi panduan Pertolongan Pertama dari PMI



Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tentu mengalami berbagai kejadian yang bersentuhan dengan masalah kecelakaan. Baik dalam masalah terkilir atau terluka ketika melakukan aktivitas. Untuk itu, PMI menyediakan aplikasi mobile berbasis android yang berisi materi-materi mengenai pertolongan pertama, bernama PMI – FirstAid.

Apa itu Aplikasi First Aid?

Aplikasi First Aid adalah aplikasi berbasis android yang berisi materi-materi untuk memudahkan seseorang melakukan tindakan pertolongan pertama dasar bila menghadapai kondisi darurat disekitarnya

Apa Saja Fitur di dalam Aplikasi Ini?

Pelajari

Berisi informasi dan pembelajaran tentang penyakit-penyakit yang sering timbul termasuk kondisi darurat dikarenakan penyakit / kondisi tertentu.

Bersiaplah

Berisi tentang informasi dan pembelajaran pada kondisi bencana / menyiapkan diri pada kondisi bencana termasuk pengurangan risikonya.

Darurat

Berisi tentang informasi/tindakan yang harus dilakukan pada saat menghadapi kondisi darurat.

Ujian

Dalam menu ini pengguna diajak untuk menguji pengetahuan tentang pertolongan pertama.

Info Lainnya

Berisi tentang Aplikasi ini termasuk informasi tentang PMI dan kegiatan/layanannya, bagaimana membeli Tas PP, bagaimana menjadi relawan PMI, dan info lainnya.

Download: Andoid

sumber: PMI

February 20, 2017

Siaga Bencana dengan Aplikasi PMI Mobile Rapid Assesment (MRA)


Sekarang menuju puncak musim penghujan, dan rawan terjadinya bencana, sekarang kamu tidak perlu bingung lagi kemana harus melaporkan kondisi kedaruratan itu, kamu bisa melaporkan kondisi darurat yang ada di sekitarmu dengan menggunakan Aplikasi PMI Mobile Rapid Assesment atau di singkat dengan MRA di Android.

Yuk simak uraian singkat tentang PMI MRA.

MRA (Mobile Rapid Assessment) 

Adalah aplikasi sederhana berbasis android dan web yang dapat digunakan oleh masyarakat umum serta relawan PMI untuk mengirimkan dan menerima informasi bencana secara aktual, mudah dan cepat.

Fungsi MRA

1. Untuk melaporkan kejadian bencana alam kedaruratan lainnya secara langsung ke Posko PMI Pusat.
2. Pengguna aplikasi akan selalu menerima update informasi kejadian bencana dan kedaruratan lengkap dengan informasi dampak, kebutuhan, pengungsian, koordinat dan foto.

Tetap bisa digunakan, meskipun off-line!

Pelapor dapat mengisi data laporan seperti biasa. Setelah sampai tahap terakhir dan klik simpan maka semua data laporan bencana yang telah di inputkan akan di masukkan ke halaman draft Laporan. Secara otomatis data akan di upload ketika daerah lokasi pelapor sudah mendapatkan sinyal internet.

Bagaimana Aplikasi MRA untuk kemanusiaan?

Informasi yang akurat, mudah dan cepat akan menyelamatkan banyak jiwa. Masyarakat dapat berperan aktif untuk membantu sesama dengan cara memberikan informasi dengan menggunakan aplikasi MRA. Informasi yang tepat dapat membantu anda dan mereka yang terkena bencana.

Perlu diingat.

Aplikasi ini digunakan hanya untuk melaporkan kedaruratan langsung dari lokasi. PMI tidak berkewajiban untuk menanggapi atau memberi bantuan pada setiap laporan.

Laporkan Situasi Kedaruratan dengan Aplikasi Mobile Rapid Assesment PMI.

download Android

sumber: PMI

February 16, 2017

Gempa kembali guncang Pidie Jaya (Pijay), Ambulans PMI Standby.



Gempa kembali mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Kamis (16/02) dinihari pukul 02:47 WIB. Gempa juga terasa hingga Lhokseumawe, Aceh Utara, Banda Aceh, Bireuen.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia merilis, pusat gempa berada pada 5.18 LU,96.19 BT (2 km BaratLaut KAB-PIDIEJAYA-ACEH) dengan kedalaman 14 km.

Gempa terjadi sebanyak 2 kali dengan guncangan cukup kuat. Akibatnya listrik di sejumlah Kecamatan padam. Sementara sejumlah warga berhamburan keluar rumah.

"Lumayan kuat gempanya, guncangan yang kedua terasa lebih kuat. Masyarakat disini berhamburan, dan saat ini masih bertahan diluar rumah mereka dan dijalanan karena masih trauma gempa Desember 2016 lalu," ujar Humas PMI Pidie Jaya, Nasruddin.

Tim ambulan PMI Pidie Jaya hingga dikonfirmasi, masih berjaga-jaga di Depan Pendopo Bupati Pidie Jaya untuk memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang membutuhkan.

Informasi sementara yang diperoleh dari Sukarelawan PMI di lapangan, terdapat satu korban dengan kondisi luka di kepala serta ada beberapa korban yang dilarikan RSU dan pukesmas terdekat. Sedangkan Kecamatan yang padam listrik sebagaimana informasi menyebutkan diantaranya Trienggadeng, Bandar Baru, Meureudu, dan Pante Raja.

sumber: PMI

February 14, 2017

JK tegaskan lambang PMI beda dengan simbol Keagamaan


Salah satu bahan yang menjadi perdebatan dalam RUU Kepalangmerahan adalah bentuk lambang dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang dianggap mirip simbol agama. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) menegaskan lambang PMI bukanlah lambang agama.

“Palang Merah itu (lambangnya) simetris, sedangkan salib itu kakinya panjang,” Tegas JK saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat RUU Kepalangmerahan di Komisi IX, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2).

JK menjelaskan betapa pentingnya sebuah lambang bagi organisasi kemanusiaan seperti PMI. Sebab, lambang berfungsi sebagai pengenal sekaligus pelindung. Oleh karena itu, harus sederhana sehingga mudah dikenali.

"Ini menyangkut lambang. Lambang itu pengenal dan pelindung, itu intinya. Kenapa begitu simpel karena dari jauh harus kelihatan. Dari jarak 1 kilometer harus kelihatan karena kalau tidak bisa ketembak dia (dalam situasi krisis atau perang). Oleh karena itu, harus simpel dan harus jelas. Contohnya, yang kita pakai lambang garuda, mungkin hanya 50 meter kelihatan lambang apa itu," jelas JK.

DPR Bertekad selesaikan RUU Kepalangmerahan
Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf Macan Effendy mengatakan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepalangmerahan sudah 10 tahun digagas DPR melalui usul inisiatif. Namun, selama itu RUU ini belum selesai dibahas dan menjadi RUU inisiatif Pemerintah. Mengingat betapa pentingnya peran Palang Merah Indonesia (PMI), Komisi IX mengupayakan RUU ini dapat diselesaikan dalam dua kali masa sidang.

Dede yang didampingi Wakil Ketua DPR  Korkesra Fahri Hamzah dan Wakil-Wakil Ketua Komisi IX Saleh P. Daulay, Syamsul Bahri dan Ermalena menambahkan, organisasi yang bersifat sosial itu baru memiliki Kepres RIS No. 25 Tahun 1950 dan Kepres 246 Tahun 1963 sebagai payung hukumnya, maka perlu diperkuat dengan UU.

“Ini sangat penting, karena Indonesia salah satu negara yang sering mengalami bencana. Karena itu kita perlu menyegerakan RUU Kepalangmerahan ini, untuk memperkuat organisasi sosial ini,” kata Dede.

Lebih lanjut politisi Partai Demokrat itu menjelaskan, mandeknya RUU ini karena masalah pemilihan logo palang merah atau bulan sabit merah untuk PMI. Negara menunggu lahirnya UU ini apalagi di seluruh dunia hanya Indonesia dan Laos yang belum memiliki perangkat UU ini.

“Komisi IX akan segera membahas RUU Kepalangmerahan ini, kawan-kawan juga kelihatannya tidak ada masalah, semuanya menyetujui,” imbuh politisi asal dapil Jawa Barat itu.

sumber: Palang Merah Indonesia

June 19, 2015

Tifus



Tifus (Tipes) atau demam tifoid adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi dan umumnya menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Penyakit yang banyak terjadi di negara-negara berkembang dan dialami oleh anak-anak ini dapat membahayakan nyawa jika tidak ditangani dengan baik dan secepatnya.
Tifus dapat menular dengan cepat. Infeksi demam tifoid terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi sejumlah kecil tinja yang mengandung bakteri. Pada kasus yang jarang terjadi, penularan terjadi akibat terkena urine yang terinfeksi bakteri.

Penyebab

Tifus disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Bakteri ini ada pada berkembang cepat pada tempat-tempat yang kotor. Penyebaran bakteri ini dibantu oleh serangga-serangga pembawa bakteri seperti lalat atau serangga lainnya. Bakteri ini bisa ada pada makanan atau minuman dan akan masuk ke tubuh orang yang mengkonsumsinya. Itulah penyebab seseorang bisa terkena tifus.

Bagian tubuh yang diserang

Bakteri tifus menyerang usus sehingga menyebabkan luka pada usus. Selanjutnya akan menyerang hati, limpa dan kantung empedu.

Gejala 

Awalnya, demam yang dialami tidak terlalu tinggi dan suhu akan terus meningkat bertahap sampai > 38 derajat Celcius.
Khususnya pada malam hari, suhu akan meningkat dan akan turun pada pagi hari. Inilah yang membedakan demam tifus dengan demam pada demam berdarah.
Nyeri perut dan diare.
Batuk dan sakit tenggorokan.

Pemeriksaan 

Untuk mengetahui apakah Anda mengalami tifus atau tidak, maka akan dilakukan tes Widal. Yang diperiksa pada tes ini adalah apakah pada darah mengandung antibodi terhadap bakteri Salmonella typhi. Jika hasil menunjukkan > 1/160 berarti Anda menderita tifus. Pemeriksaan lain dapat dilakukan dengan memeriksa tinja penderita karena pada tinja penderita tifus mengandung bakteri Salmonella typhi.

Pengobatan

Untuk pengobatan tifus ala Waroeng Sehat, langkahnya sebagai berikut:
1. Berikan Madu dan Sari kurma.
Selain sebagai pengganti nutrisi bagi tubuhnya, Madu juga berfungsi sebagai anti demam, antivirus dan bakteri, sehingga dapat membantu mematikan bakteri penyebab tifus, sedangkan sari kurma sangat membantu untuk mengatasi letih lemah lesu pada penderita tipes.
Madu dan Sari kurma bukanlah obat, melainkan seperti makanan bagi tubuh kita, jadi tidak ada dosis khusus untuk pemberian madu, hanya saja dibutuhkan madu dan sari kurma yang banyak agar pengobatan lebih cepat. Minum 1 gelas air putih hangat+3 sendok makan madu+3 sendok Sari kurma, setiap 1 jam sekali, insya Allah dapat membantu tubuh pulih lebih cepat.
Pengobatan akan lebih baik dengan menambahkan Herbal khusus Tifus (Thipsana) dan Jelly gamat yang sangat baik untuk regenerasi sel, sehingga cepat mengobati luka yang terjadi pada usus.
2. Pengobatan Terbaik kami untuk Tifus terutama jika Tifus sudah parah bisa ditambah dengan Cellfood.
CellFood merupakan cairan kaya akan mineral dan asam amino yang banyak mengandung oksigen yang langsung terserap sampai ke tingkat sel. Dengan CellFood sel-sel tubuh akan menjadi kuat daya tahannya terhadap bakteri tifus dan tubuhpun cepat sehat kembali. CellFood juga dapat meregenerasi sel, sehingga luka di usus dapat cepat sembuh.
3. Untuk menyembuhkan usus yang luka, makanan yang dimakan tidak boleh keras agar tidak memaksa kerja usus yang sedang sakit. Nasi tim atau bubur menjadi makanan yang dikonsumsi penderita. Hindari juga makanan yang asam dan pedas.
 Madu raja, madu asli Indonesia. Harga terjangkau dan berkualitas
 CellFood, nutrisi bagi seluruh sel tubuh. Sel-sel tubuh sehat maka tubuh pun sehat
 Herbal anti tifus membantu mengobati tifus (tipes)
Gamat jelly, dpt meregenerasi sel-sel  shg luka pada usus krn tifus dapat cepat diobati

Pencegahan

Sedangkan cara untuk mencegah tifus adalah dengan menjaga lingkungan tetap bersih sehingga bakteri tifus tidak dapat berkembang biak.
1. Pilihlah makanan yang bersih untuk dikonsumsi. Bersih saat pengolahan dan penyajiannya. Terutama pada bayi, jaga juga kebersihan peralatan makannya.
2. Memberi perhatian khusus pada kebersihan air minum, terutama saat banjir.
3. Tidak terlalu sering membeli makan di luar rumah karena kebersihannya tidak dapat kita jaga.
Yang terpenting dari semuanya agar terhindar dari Tifus adalah menjaga kondisi tubuh tetap fit. Dengan daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah berbagai penyakit menimpa kita. Jaga daya tahan tubuh dengan berolahraga rutin dan mengkonsumsi Madu dan Habbatusauda setiap hari. Mencegah lebih baik daripada mengobati.
Semoga selalu sehat dan berkah

sumber: Kumpulan